Berita & Kegiatan

Bukan Sekadar Mengajar, Kini Guru Belajar Bersama AI! Hari Ke-5 Alfiqoriyah dengan Program WANGSIT Rupabagi Cetak Guru Siap Hadapi Masa Depan

KegiatanTim Al-Fiqoriyah
Jumat, 26 Juni 2026 18:00 WIB
salah satu peserta mempresentasikan KTTP

Bojonggede, Bogor – 26 Juni 2026 — Transformasi pendidikan di era digital terus bergulir di Yayasan Pondok Pesantren Al Fiqoriyah. Memasuki hari kelima Pelatihan Program WANGSIT Rupabagi (Ruang Belajar & Berbagi) Guru Profesional bertema "Guru Masa Depan: Menguasai Era AI untuk Tetap Relevan dan Berdampak", para guru kembali dibekali keterampilan praktis memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk menyusun perangkat pembelajaran yang lebih efektif, terukur, dan sesuai kebutuhan peserta didik.

Pelatihan yang diselenggarakan sejak Senin, 22 Juni 2026 sudah memasuki hari ke-5 Jumat, 26 Juni 2026, di Aula Yayasan Pondok Pesantren Al Fiqoriyah, Waringin Jaya, Bojonggede, Bogor, menghadirkan Reza Ahmad Wildan, M.Pd. sebagai narasumber. Kegiatan ini diikuti oleh Pengurus Yayasan, Kepala MI, MTs, MA, serta seluruh Majelis Guru Yayasan Pondok Pesantren Al Fiqoriyah (YPPAF).

Pada pertemuan kali ini, peserta mempelajari dua materi penting yang menjadi bagian utama dalam administrasi pembelajaran, yaitu penyusunan Program Semester (Promes) dan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) dengan memanfaatkan Claude AI sebagai pendamping kerja guru.

Sesi pertama diawali dengan meninjau kembali Program Tahunan (Prota) yang telah disusun pada pertemuan sebelumnya. Pemateri menjelaskan hubungan erat antara Promes, Prota, Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), pemetaan alokasi waktu, serta kalender pendidikan sebagai satu kesatuan dalam perencanaan pembelajaran yang sistematis. Peserta kemudian mempraktikkan penyusunan Program Semester menggunakan Claude AI, mulai dari penyusunan data, teknik membuat instruksi (prompt) yang tepat, hingga sinkronisasi hasil dengan agenda sekolah dan kalender pendidikan.

Memasuki sesi berikutnya, para guru mendalami penyusunan KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran) sebagai instrumen penting dalam asesmen berbasis capaian. Materi meliputi konsep dasar KKTP, keterkaitannya dengan Tujuan Pembelajaran (TP) dan ATP, teknik merumuskan indikator yang terukur, realistis, dan relevan, hingga praktik menyusun KKTP menggunakan Claude AI. Seluruh hasil yang dihasilkan kemudian direviu, disempurnakan, dan disesuaikan dengan rubrik penilaian agar siap diterapkan dalam proses pembelajaran.

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme peserta terlihat semakin tinggi. Para guru menyadari bahwa kehadiran AI bukan sekadar mempercepat penyusunan administrasi pembelajaran, tetapi juga membantu menghasilkan dokumen yang lebih sistematis, konsisten, dan sesuai dengan standar kurikulum. Proses yang sebelumnya membutuhkan waktu berhari-hari kini dapat diselesaikan dengan lebih efisien tanpa mengurangi kualitas hasil.

Melalui Program WANGSIT Rupabagi, Yayasan Pondok Pesantren Al Fiqoriyah terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya belajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam menyiapkan guru yang tidak hanya mampu mengikuti perubahan zaman, tetapi juga menjadi pendidik yang inovatif, profesional, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang berdampak bagi generasi masa depan.

#GuruMasaDepan#GuruProfesional#AIUntukPendidikan#ArtificialIntelligence#ClaudeAI#WangsitRupabagi#Promes#KKTP#ATP#ProgramSemester#AsesmenPembelajaran#TransformasiPendidikan#InovasiPendidikan#GuruBerdampak#GuruHebat#GuruBelajar#DigitalLearnin

Komentar (0)

  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Kembali ke Berita